Ikan Katong / Ikan Cupang Aduan






 Ikan cupang aduan di kalangan awam dikenal dengan sebagai ikan laga. Di kalangan ilmuwan, cupang dan ikan laga merupakan spesies yang berbeda. Sementara dikota Medan dan sekitarnya ikan ini disebut dengan nama: "IKAN KATONG". Cupang asli atau cupang sawah bermarga Tricposis, sedangkan ikan laga atau cupang adu bermarga Betta. Cupang asli jarang dipelihara karena warna tubuhnya kurang mernarik untuk dijadikan ikan hias.Untuk di adu cupang biasa tak akan bisa di harapkan. Akhirnya nama cupang adu didominasi oleh marga Betta, baik cupang hias maupun cupang adu.
Cupang hias bernama ilmiah Betta Splendens alias cupang bangkok. Sementara cupang adu dikuasai oleh Betta Imbelis dan Betta Smaragdina. Cupang bangkok yang disebut siameese fighting fish tidak dianggap cupang adu. Ini karena daya bertarung dan ketahanan fisiknya tidak sebaik Betta imbellis atau Betta smaragdina. Sepintas sangat sulit dibedakan spesies-spesies tersebut.

I. Lingkungan Hidup.
Ikan Katong (Cupang aduan) terkenal sebagai ikan yang sanggup hidup ditempat yang kandungan oksigennya kurang, tempat yang sempit juga kotor. Di habitat aslinya, ikan katong / cupang hidup berkoloni secara damai sehingga dikenal dengan peaceful betta. Daerah sebarannya sangat luas maliputi seluruh wilayah asia tenggara. Bahkan ada cupang dari afrika seperti species Pseudopharamanus.
Di alam, ikan katong / cupang hidup di air yang mengalir perlahan dan suasana sejuk.

II.Ikan katong  (Cupang Aduan) dan Kerabatnya
Ikan Katong / Cupang aduan tersohor karena sifatnya yang agresif untuk memperubutkan wilayah kekuasaan. Sifat ini yang menyebabkannya dijuluki fighting betta.
Berdasarkan perkembangbiakkannya cupang adu dikelompokkan menjadi 2 golongan.
     1. Mouth Brooder. 
         yaitu ikan yang melakukan penetasan di dalam mulut.
     2. Buble Nest Breed.
         yaitu ikan yang melakukan penetasan di dalam gelembung udara.
    
III. Jenis Cupang Aduan.

     1. Jenis cupang adu mouth brooder.
a. Betta pugnax                                e. Betta anabantoides
b. Betta taeniata                               f. Betta picta 
c. Betta macrostoma                        g. Betta foerschi
d. Betta unimaculata                        h. Betta edithae

     2. Jenis cupang adu buble nest breed
a. Betta akarensis                           e. Betta smaragdina
b. Betta coccina                               f. Betta imbellis
c. Betta bellica                                g. Betta splendens
d. Betta tasyaee

Namun, dipasaran bukan hanya dapat dijumpai spesies cupang adu dari keturunan satu spesies saja, melainkan ada juga spesies yang merupakan hasil persilangan antar spesies. Hasil persilangan antar spesies disebut : "varietas".

Jenis cupang hasil perkawinan antar spesies:

a. Albino (cupang maskot)

    berasal dari keturunan bette splendens yang tubuhnya berwarna putih kemerahan dengan sirip warna merah, hijau atau biru polos. Akibat perkawinan dengan cupang dari gen yang serupa.

b.Three Colour ( cupang pancawarna)
    
mungkin berasal dari kawin silang antar spesies, yaitu Betta splendens, Betta imbellis, atau Betta smaragdina. Varietas yang sering dijumpai memuliki warna dasar tubuh putih kemerahan dan bebercak hitam.

c. Lokal (cupang singapura lokal)
    
hasil perkawinan silang antara jantan Betta imbellis atau Betta smaragdina dengan betina Betta splendens. Bentuk tubuh pipih atau silinder, berwarna biru tua atau hijau tua dengan warana dasar hitam. Kepala hitam legam.

d. Bagan
    
hasil persilangan spesies Betta imbellis atau Betta smaragdina dengan Betta splendens. Penampilannya mirip varietas lokal. Namun karena perbedaan perawatan, ring bibirnya menjadi lebih tebal. Warna tubuh ikan cupang aduan ini bervariasi, mirip cupang bangkok, tubuh pipih,seluruh siripnya pendek, selintas gerakannya kaku dan lamban.