Jenis Pukulan Ikan Cupang Aduan

Ikan Cupang Aduan biasanya mempunyai pukulan andalan.

Ada beberapa gaya pukulan cupang adu jagoan, yaitu:

- Pukulan baling
Pukulan ini dilancarkan dengan cara membalikkan badan 180° kearah lawannya.

- Pukulan nombak
Pukulan ini dilancarkan dengan cara membenturkan wajah ketubuh lawan seperti tombak yang menancap ke sasaran.

- Pukulan sentak | motes
Pukulan ini didahulai dengan menggigit tubuh lawan, lalu gigitan itu disentakkan seperti ditarik atau motes.

- Pukulan seri | ropel
Pukulan ini dilancarkan secara berulang – ulang dalam tiap serangan.

- Nombak sentak
Pukulan ini dilancarkan dengan cara tubuhnya dibenturkan ketubuh lawan, digigit, kemudian disentakkan.

- Nombak baling sentak
Pukulan kombinasi yang  dilancarkan dengan cara membalikkan tubuh terlebih dahulu, kemudian menombak, yang diiringi dengan gigitan dan menyentakkannya.


- Baling  seri
Pukulan kombinasi yang  dilancarkan berkali-kali, dengan cara membalikkan tubuhnya.


- Nombak baling seri
Serangan kombinasi yang  merupakan pukulan nombak berkali-kali, lalu tubuh lawan digigit, dan disentakkan.

Pukulan kombinasi biasa disebut juga dengan pukulan andalan atau pukulan pamungkas.
Agar dapat meraih kemenangan, pukulan andalan hendaknya terarah pada daerah yang fatal.

 Adapun bagian tubuh yang fatal yaitu:

- Pangkal ekor
Pada bagian ini sisik ikan cupang adu lebih kecil dan mudah terlepas. Hal ini dapat menyebabkan ikan sulit berenang.

-Perut
Yaitu daerah perut dan sambungan leher. Kalau daerah ini cidera ikan akan kehilangan keseimbangan dan sulit berenang.

-Ring bibir
Jika ring  bibir cidera atau sobek, ikan tak mampu melukai lawan. Hal ini dapat mengakibatkan kekalahan.

-Mata
Ini akan menyebabkan ikan cupang aduan tidak dapat melanjutkan pertempurannya.