Pakan Ikan Cupang Aduan


Di tempat penangkaran atau pemeliharaan seperti akuarium atau kolam, kebutuhan gizi ikan katong / ikan cupang aduan harus dipenuhi penangkar atau pemeliharanya. Zat gizi yang dibutuhkan ikan antara lain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Salah satu zat yang harus tersedia untuk cupang adu dan ikan hias adalah protein.
* Protein yang dibutuhkan minimal 45% protein.
* Lemak dibutuhkan untuk metabolisme energi dan memperbaiki struktur sel di dalam tubuhnya.
* Karbohidrat dibutuhkan sebagai sumber energi.
* Mineral terdiri dari 22 macam
- mineral utama sebanyak 7 macam yaitu:
   fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), natrium (Na), klorin (Cl), magnesium (Mg), sulfur (S).
 - mineral tambahan sebanyak 15 macam:
 besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu), mangan (Mn), iodin (I), fluorin (F), kobalt (Co), molibdenum (Mo), selenium (Se), kromium (Cr), nikel (Ni), tin (Sn), silikon (Si), vanadium (V), arsen (As).
 *Vitamin komponen yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Secara umum kekurangan vitamin menyebabkan turunnya nafsu makan, terhambat pertumbuhan, dan pudarnya warna tubuh.

Ikan katong / cupang adu yang dipertarungkan dikatakan bertubuh ideal jika tubuhnya bulat dan tidak terlalu tebal. Lebar tubuh hampir sama dengan lebar sirip perut sehingga tampak gagah.
Membentuk tubuh ideal dimulai sejak cupang adu masih burayak. Caranya dengan mengatur pakan yang harus di konsumsi.

JENIS PAKAN IKAN KATONG | IKAN CUPANG ADUAN

 A. Pakan Alami
     Pakan alami berarti pakan yang berasal dari alam tanpa proses lanjutan.
Jenis pakan alami
     Kutu aIr (daphnia), jentik nyamuk (cuk), infusoria, cacing sutera atau cacing rambut atau cacing darah (blood woorm), dan udang renik (artemia salina).

a. Infusoria
     Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 - 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan pada awal kehidupannya.

b. Kutu air.
     Kutu air biasanya diambil dari air yang tergenang. Hidupnya berkoloni , berwarna merah.

c. Jentik nyamuk.
     Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasanya di ambil dari air yang tergenang. Baik itu selokan dan sebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 - 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus. Pemberian jentik nyamuk sebaiknya secara teratur, agar cupang tidak berkembang terlalu cepat. Pemberian pakan yang paling tepat antara pukul 07.00 -08.00 dan pukul 16.00 -17.00.

d. Cacing sutera.
     Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada cupang adu hasil penangkaran.Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat.

B. Pakan Buatan      
Sebenarnya pakaan buatan tidak layak diberikan untuk burayak, anak ikan, maupun cupang adu muda. Namun pakan buatan ini dapat menjadi alternatif saat pakan alami sulit ditemukan. Biasanya hal ini terjadi pada saat musim kemarau.
Contoh pakan buatan: tubifex form. Pakan buatan ini dibuat dengan bahan cacing sutera yang di fermentasi.

Pemberian pakan ikan  biasanya dilakukan 2 - 3 kali sehari dan usahakan ikan mrnghabiskan pakan dalam waktu 10 - 15 menit. Cupang adu yang di pelihara harus dibatasi  naluri makan sampai kenyang. Usahakan cupang jangan terlalu kenyang. Selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air yang dapat menyebabkan cupang adu terjangkit penyakit,

Harus diingat:
  " Ikan Katong / Ikan Cupang  Aduan yang lapar adalah ikan adu yang sehat"